Halaman

Rabu, 04 April 2012

SIA Turut Memajukan Pariwisata Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Singapura masih menjadi peringkat satu dari segi jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu saat penandatanganan Nota Kesepahaman antara Singapore Airlines dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
"Walau tidak semuanya datang dengan Singapore Airlines atau Silk Air. Ada juga yang bahkan datang dengan kapal feri lewat Batam. Tapi ini menunjukkan kedekatan kedua negara sebagai tetangga," kata Mari di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (20/3/2012).
Mari mengungkapkan Nota Kesepahaman tersebut merupakan upaya untuk memajukan industri pariwisata Indonesia dan meneruskan kemitraan yang telah terjalin sejak tahun 2000. Nota Kesepahaman tersebut terhitung berlaku sejak 1 April 2012 hingga 31 Maret 2015.
"Salah satu hal yang baru adalah masing-masing mempunyai komitmen yang sama mengenai biaya promosi yang dikeluarkan untuk kegiatan bersama, yaitu 250 ribu dollar AS," jelas Mari.
Sementara itu, Executive Vice President Commercial Singapore Airlines, Mak Swee Wah mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mempromosikan destinasi-destinasi wisata yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah Bali.
"Bali masih merupakan destinasi paling populer. Tapi kami juga merambah daerah lainnya, seperti Lombok karena Silk Air ada penerbangan ke sana," jelasnya.
Jaringan gabungan antara Singapore Airlines dan Silk Air saat ini mencakup 96 destinasi di 37 negara. Oleh karena itu, menurut Mari, Singapore Airlines memiliki banyak jaringan yang dapat mendatangkan wisatawan ke Indonesia, baik itu untuk tujuan wisata maupun bisnis.
"Konektivitas segala-segalanya untuk mendatangkan wisman (wisatawan mancanegara). Mereka ini mempunyai banyak network. Global network yang luas dan konektivitas yang bisa mendatangkan wisman dari mana-mana," ungkap Mari.
Sebab, tambah Mari, Singapore Airlines memiliki hub di Singapura yang menghubungkan Singapura dengan banyak negara di dunia. Sehingga, dapat mendatangkan wisman ke Indonesia melalui Singapura.
Jumlah wisman asal Singapura

Tidak ada komentar:

Posting Komentar